Kamis, 08 Desember 2011

THE PERIODE OF OPPORTUNITY

PERIOD OF OPPORTUNITY “Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.” (Pkh 9:11) Dalam perlombaan olah raga kita tahu bahwa yang lebih cepat, lebih tinggi dan lebih kuat yang menang. Sesuai dengan moto olimpiade “Citius, Altius, Fortius” Lebih cepat, Lebih Tinggi, Lebih Kuat. Tetapi menurut si Pengkhotbah, yang menentukan kemenangan perlombaan adalah waktu dan nasib atau waktu dan kesempatan. Orang yang menggunakan waktu dan kesempatan dengan baiklah yang menang. Kebenaran ayat ini terbukti, waktu SEA Games ke-26 lalu seorang atlet pembalap sepeda down hill dari Indonesia bernama Risa Suseanty memenangkan lomba. Padahal ia sudah berusia 31 tahun, hanya juara SEA Games, peringkat 42, jumlah nilai 150. Sedangkan lawannya dari Tailand bernama Deekaballes Vipavee usia 20 tahun, ia juara ASIA, peringkat 34, jumlah nilai 200. Di atas kertas jelas lawannya lebih unggul karena ia jauh lebih muda, lebih cepat dan lebih kuat. Kenyataannya di lapangan Risa Suseanty mendapat medali emas sedangkan lawannya medali perunggu. Apa rahasianya? Media Cetak menulis bahwa rahasia kemenangan Risa “Pengalaman di lintasan dengan persiapan sekitar sembilan bulan telah membuahkan hasil” Ternyata Risa selama sembilan bulan sudah berkali-kali melakoni latihan di lintasan lomba dalam keadaan kering, basah dan berdebu”. Sedangkan lawannya baru mencoba lintasan beberapa kali sebelum perlombaan. Risa menggunakan periode kesempatannya secara maksimal. Dalam hidup ini Tuhan memberikan kita periode kesempatan untuk kita jalani. Sudahkah kita menggunakannya secara maksimal untuk melakukan kehendak Tuhan?.

0 komentar: